Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Tentara NATO di Afghanistan

Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Tentara NATO di Afghanistan Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Sebuah serangan bunuh diri yang diklaim oleh Taliban menewaskan tiga tentara asing saat sedang berpatroli di Afghanistan timur pada Minggu (05/08).

Serangan itu adalah yang paling mematikan terhadap pasukan NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS) selama berbulan-bulan.

"Tiga anggota misi Resolute Support tewas oleh seorang pengebom bunuh diri selama patroli gabungan dengan pasukan Afghanistan di timur negara tersebut," kata misi Resolute Support dari NATO dalam sebuah pernyataan.

Seorang anggota dari AS dan dua tentara Afghanistan terluka dalam serangan itu, kata misi tersebut tanpa mengungkapkan kewarganegaraan dari mereka yang tewas.

"Resolute Support memiliki sebuah kebijakan untuk tidak pernah merilis kewarganegaraan dari para korban sebelum diumumkan oleh pihak berwenang nasional yang relevan," katanya.

Serangan itu dilakukan oleh seorang pengebom tunggal pada pukul 6 pagi di Kota Charikar, Provinsi Parwan sekitar 60 kilometer dari utara Kabul, kata juru bicara gubernur provinsi tersebut Wahida Shahkar.

Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dalam sebuah pernyataan, sambil mengatakan bahwa mereka sudah membunuh atau melukai delapan tentara Amerika dalam sebuah "ledakan taktis."

Pasukan NATO sebagian besar mengakhiri misi tempurnya di Afghanistan pada 2014 dan menarik sebagian besar dari pasukannya. Sebanyak 16.000 tentara sisanya tetap bertahan untuk pelatihan dan operasi kontra-terorisme. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga