2019, Mentawai Terhubung Serat Optik

2019 Mentawai Terhubung Serat Optik (Foto: Kornelia septin Rahayu/Covesia)

Covesia.com – Kabel Fiber (serat) optik bawah laut menjadi  tulang punggung pembangunan internet di Mentawai. Proyek Telkom yang dinamakan  Saluran Komunikasi Kabel Laut (SKKL ) ini, sudah mulai dikerjakan oleh pihak Telkom dan dalam tahap pengurusan paperwork.

Samuel Haratua Siswono, Kepala bidang Informatika Diskominfo Mentawai mengatakan “kabel serat optik yang ditanam di laut nantinya ditarik dari Padang ke Mentawai. Dan menurut survey yang sudah dilakukan, satu titik diambil dari Padang, satu titik lagi di Mentawai, tepatnya di Mapaddegat, Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai,” terang Samuel pada jumat, 03 agustus 2018.

“Selama ini, sambungan internet di Mentawai melalui sinyal radio pada tower Base Transceiver Station (BTS), namun dengan adanya sambungan kabel fiber optik bawah laut diharapkan jaringan internet lebih luas jangkauannya, lebih cepat, dan lebih bebas gangguan,” tambah Samuel.

Adapun pembangunan SKKL ditargetkan rampung pada bulan desember 2018. Dan baru bisa dionline kan pada tahun 2019.

Samuel mengatakan bahwa ke depan pembangunan SKKL akan ditambah ke kecamatan Siberut Barat Daya atau kecamatan Siberut Selatan.

“Jarak tempuh kabel laut serat optik dari Padang ke Mentawai diperkirakan sepanjang 156 KM. Perbandingan kapasitas kecepatan kabel bawah laut sekitar  4 Terabyte, hampir 3.000 kali dari kecepatan internet saat ini di Tuapejat yang menggunakan radio,yaitu 1,4 gigabyte,” jelas Samuel.

“Untuk tahap awal akan memakai kanal 10 Gigabyte, 7 kali dari yang sekarang. Bila nanti pemakaian sudah mencapai 6 gigabyte baru akan ditingkatkan menjadi 20 gigabyte. Selanjutnya jika pemakaian internet sudah mencapai 60% dari 20 gigabyte, nantinya akan  ditingkatkan lagi menjadi 30 gigabyte,” ujar Samuel.

Samuel berharap jika proyek SKKL rampung, masyarakat turut berpartisipasi merawat dan tidak merusak jaringan kabel bawah laut tersebut dengan menjaga kebersihan laut.

Reporter Kabupaten Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga