Saksi Mata Sebut Kebakaran di Gili Lawa Akibat Kembang Api Pengunjung

Saksi Mata Sebut Kebakaran di Gili Lawa Akibat Kembang Api Pengunjung Postingan Saksi Mata (Foto: Instagram Lambe Turah)

Covesia.com - Kabar terbakarnya Taman Nasional Komodo Pulau Gili Lawa seluas 10 hektar langsung mendapat perhatian dari masyarakat.

Berdasarkan laporan sejumlah saksi yang viral di media sosial menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi di Gili Lawa disebabkan oleh kelalaian pengunjung yang menyalakan kembang api.

Seperti yang terlihat dipostingan akun lambe_turan yang memperlihatkan sreenshoot percapakan saksi yang menceritakan kebakaran itu disebabkan oleh kembang api pengunjung.

"Iah ni udh lapor polisi tapi travel agent gk ngaku beserta clientnya yang bakar kembang api untuk footage dokumentasi," tulis dalam percakapan itu.

Kemudian postingan lambe turah juga memuat keterangan saksi dari warga negara asing yang kebetulan berada di lokasi.

"We were one of the last ini gili lawat, we saw the last group and have pics of them, chinese wedding photo shoot something like that. They started at least 3-4 differents fire at the top, i guess to take nice pics, it went out of control quickly but they just left the top and continued to take many pics.. We report to national park and locals were waiting for them go down.. i'm gonna post pics of them when i have itfrom the camera of one of my guest and show it to police(Kami adalah salah satu yang terakhir di gili lawat, kami melihat grup terakhir dan memiliki foto mereka, mereka mengambil foto pernikahan china. Mereka mulai setidaknya 3-4 api berbeda di atas, saya kira untuk mengambil foto yang bagus, itu keluar dari kontrol dengan cepat tetapi mereka hanya meninggalkan bagian atas dan terus mengambil banyak foto .. Kami melaporkan ke taman nasional dan penduduk setempat sedang menunggu mereka turun .. aku akan memposting foto dari mereka ketika saya memilikinya dari kamera salah satu tamu saya dan menunjukkannya kepada polisi)," Tulis akun Thomas DA

@indonesiajuaratrip ? #indonesiajuaratrip #gililawa #gililawadarat #gililawaisland

A post shared by indonesia juara trip viral (@indonesiajuaratrip.viral) on

"Thomas cheers for posting. Iwas on the beach last night with them and exactly as you said there was some very very helpful and assertive locals waiting for them at the bottom ensuring no one left. i have a voice recording of the group leader denying their actions and we made sure no one left that beach. the tourists went back to their boat to eat after pretty much just shrugging off the entire situation idiots. careless(Thomas bersorak untuk posting. Saya berada di pantai tadi malam dengan mereka dan persis seperti yang Anda katakan ada beberapa penduduk setempat yang sangat sangat membantu dan tegas menunggu mereka di bagian bawah memastikan tidak ada yang tersisa. Saya memiliki rekaman suara dari pemimpin kelompok yang menyangkal tindakan mereka dan kami memastikan tidak ada yang meninggalkan pantai itu. para turis kembali ke kapal mereka untuk makan setelah cukup banyak mengabaikan seluruh situasi orang bodoh. ceroboh)," tulis akun dengan nama Alex Spetz Crees

Postingan itu langsung dijawab Thomas DA. " Alex Spetz Crees i can testify against them necessary (+6 guests of mine), they were clearly making fire, i mean 3-4 fires can't start by themselves an in the same time(Alex Spetz Crees saya dapat bersaksi melawan mereka yang diperlukan (+6 tamu saya), mereka jelas membuat api, maksud saya 3-4 kebakaran tidak dapat dimulai sendiri dalam waktu yang bersamaan)."

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga