21 Rumah Dilaporkan Rusak Pasca Gempa 5,5 SR di Kabupaten Solok

21 Rumah Dilaporkan Rusak Pasca Gempa 55 SR di Kabupaten Solok Tampak rumah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Solok, Sabtu (21/7/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pasca gempa berkekuatan 5,5 SR yang terjadi di 9 kilometer Tenggara Kota Padang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menyebutkan, sebagian daerah di Sumbar merasakan getaran gempa tektonik.

"Berdasarkan informasi dari kabupaten/kota sebagian masyarakat di daerah merasakan gempabumi,  namun di Kabupaten Solok terdapat beberapa rumah yang rusak parah bahkan menimbulkan korban jiwa," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Sumbar, Rumainur kepada covesia.com, Sabtu (21/7/2018).

Kata Rumainur, selain dari beberapa buah rumah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Solok, sebuah tempat pendidikan juga mengalami kerusakan akibat gempa.

"Sekarang sedang dilakukan pendataan, data sementara terdapat 21 rumah yang mengalami kerusakan dan ada sebuah sekolah di Solok juga mengalami kerusakan pasca gempa, dan sampai saat ini kami masih melakukan pendataan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk saat ini kondisi di Sumbar masih dalam kategori aman dan terkendali, "Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan," ujarnya.

Sebelumnya, seorang warga Jorong Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok dilaporkan meninggal dunia akibat ditimpa material bangunan  roboh pasca gempa.

Korban diketahui bernama Bustami Buyuang (63), saat terjadi gempa korban dikabarkan tengah tertidur di rumahnya.

(dil/don)


Berita Terkait

Baca Juga