Barang Dagangan Penjual Tape Berserakan, Ini Penjelasan Satpol PP Bukittinggi

Barang Dagangan Penjual Tape Berserakan Ini Penjelasan Satpol PP Bukittinggi Foto: Istimewa

Covesia.com - Disuruh pindah lokasi berjualan oleh tim penergak perda SK4 Aur Kuning, barang dagangan seorang penjual tape di kawasan fly over Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (18/7/2018) berserakan di jalan.

Hal tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perdebatan para warganet. Banyak warganet yang menyalahkan petugas Satpol PP dalam kejadian itu. 

Menurut keterangan Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Bukittinggi, Dodi Andresia mengatakan kejadian berawal ketika tim SK4 Aur Kuning meminta ibu tersebut yang berjualan di kawasan fly over untuk pindah berdagang, namun ibu tersebut menolak.

"Saat itu terjadilah aksi tarik menarik dagangan ibu tersebut dengan petugas," katanya. 

Lebih lanjut dijelaskan Dodi, mungkin karena kesal ibu tersebut melempar dagangannya sendiri sehingga dagangan ibu tersebut berhamburan dan berserakan di jalan. 

"Sebagai ganti rugi atas kejadian tersebut, tim SK4 Aur Kuning mengumpulkan dana untuk menganti dagangan ibu pedagang itu dan dana yang terkumpul sebesar Rp 500 ribu dan telah diserahkan kepada ibu itu," jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa tim SK4 melempar dagangan ibu tersebut tidaklah benar dan sebagai ucapan maaf tim SK4 memberikan ganti rugi. 

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga