Puluhan Tahun Dipenjara Atas Tuduhan Spionase, Eks Wakil PM Iran Wafat

Puluhan Tahun Dipenjara Atas Tuduhan Spionase Eks Wakil PM Iran Wafat Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Mantan wakil perdana menteri Iran yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di penjara atas tuduhan spionase untuk Amerika Serikat (AS), Kamis (12/07), meninggal di usia 86 tahun, lapor media pemerintah.

Abbas Amir-Entezam, yang dianggap sebagai liberalis, menghabiskan waktunya selama beberapa dekade di penjara setelah dinyatakan bersala atas kasus spionase dan pengkhianatan tidak lama setelah revolusi Islam pada 1979.

Amir-Entezam, yang kondisi kesehatannya memburuk setelah penahanannya di penjara selama bertahun-tahun, meninggal setelah mengalami “gagal jantung,” menurut kantor berita pemerintah, IRNA.

Kantor berita Fars menyatakan bahwa dia telah berada di rumah saat itu dan tidak dapat disadarkan.

Tidak jelas berapa lama dia sudah keluar dari penjara dan dalam kondisi seperti apa dia diizinkan kembali ke rumah.

Amir-Entezam secara luas dianggap oleh kelompok HAM sebagai tahanan politik terlama di Iran.

Dia adalah wakil perdana menteri sekaligus juru bicara pemerintah di pemerintahan sementara yang dipimpin Mehdi Bazargan setelah revolusi yang menggulingkan Syah Iran.

Namun, dia menentang langkah untuk mengubah negara itu menjadi Republik Islam. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga