Tiru Kesuksesan Filipina, Sri Langka Akan Hukum Gantung Terpidana Narkoba

Tiru Kesuksesan Filipina Sri Langka Akan Hukum Gantung Terpidana Narkoba Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Sri Lanka pada Rabu (11/07) mengatakan mereka akan mulai menghukum gantung penjahat narkoba, mengakhiri moratorium selama hampir setengah abad mengenai hukuman mati saat pejabat berjanji akan “mengulang kesuksesan” perang narkoba di Filipina.

Perang brutal Presiden Filipina Rodrigo Duterte terhadap narkoba sejak berkuasa pada 2016 telah menewaskan ribuan orang dan menuai tuduhan kejahatan kemanusiaan.

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengatakan kepada kabinet bahwa dia “siap menandatangani surat perintah hukuman mati” bagi terpidana berulang dan mengerahkan militer untuk mengentaskan kejahatan narkoba, kata juru bicara pemerintah Rajitha Senaratne pada Rabu.

“Mulai sekarang, kami akan menggantung terpidana narkoba tanpa meringankan hukuman mati,” kata Senaratne.

“Kami diberi tahu bahwa Filipina sukses dalam mengerahkan militer dan menangani masalah ini. Kami akan mencoba mengikuti kesuksesan mereka,” ungkapnya.

Sri Lanka meringankan hukuman mati untuk kejahatan serius menjadi kurungan seumur hidup sejak 1976, ketika eksekusi terakhir dijalankan. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga