Jerman Tahan Terduga Mata-mata Iran Terkait Tuduhan Perencanaan Serangan Bom

Jerman Tahan Terduga Matamata Iran Terkait Tuduhan Perencanaan Serangan Bom Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Jaksa Jerman mengatakan bahwa pengadilan masih menahan seorang terduga mata-mata Iran yang dituding merencanakan serangan bom terhadap kampanye oposisi Iran di Paris pada 30 Juni, Rabu (11/07).

Terduga, seorang diplomat Iran yang tinggal di Wina dan yang disebut oleh kelompok oposisi bernama Assadollah Assadi (46), adalah salah satu dari beberapa tersangka yang ditahan di Jerman, Belgia dan Prancis.

Mereka diduga merencanakan pengeboman ke kampanye kelompok oposisi Iran yang diasingkan di Villepinte dekat Paris, yang dihadiri oleh beberapa politikus Amerika Serikat (AS).

Jaksa Jerman pada Rabu mengatakan bahwa pengadilan dua hari sebelumnya telah menahan Assadi di penjara atas tuduhan melakukan aktivitas intelijen asing dan konspirasi pembunuhan.

Mereka menambahkan bahwa tuduhan tersebut “tidak menghalangi” ekstradisi Assadi yang diminta oleh Belgia.

Assadi diyakini sebagai anggota di Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran, yang ditugasi “mengawasi dan memerangi kelompok oposisi di dalam dan di luar Iran,” ungkap pernyataan kejaksaan.

Mereka mengatakan bahwa Assadi pada Maret memerintahkan pasangan yang sudah menikah dan tinggal di Antwerp “untuk melancarkan serangan bom” ke sebuah kampanye tahunan dan memberi mereka bom itu dalam pertemuannya pada Juni di Luksemburg. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga