Tinggi Gelombang Laut di Selatan Jateng Mencapai 6 Meter, Masyarakat Diminta Waspada

Tinggi Gelombang Laut di Selatan Jateng Mencapai 6 Meter Masyarakat Diminta Waspada bmkg.go.id

Covesia.com - Tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi mencapai 6 meter, kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, Teguh Wardoyo.    

"Berdasarkan pengamatan kami, tinggi gelombang maksimum di Samudra Hindia selatan Jateng-DIY pada hari ini (7/7) hingga Minggu (8/7) diprakirakan berkisar 4-6 meter," katanya di Cilacap, Jateng, Sabtu.    

Sementara di wilayah perairan atau pantai selatan Jateng-DIY, kata dia, tinggi gelombang maksimum diprakirakan berkisar 2,5-4 meter  

Menurut dia, gelombang tinggi tersebut terjadi akibat adanya peningkatan kecepatan angin yang bertiup di atas permukaan laut selatan Jateng-DIY.     

"Oleh karena itu, kami mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku hingga hari Minggu (8/7). Peringatan dini gelombang tinggi ini akan kami perbarui jika ada perkembangan lebih lanjut," katanya.     

Sebelumnya, Teguh mengatakan berdasarkan pantauan satelit cuaca pada hari Kamis (5/7), terpantau adanya badai tropis Maria di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina, pusat tekanan rendah di Samudra Hindia barat daya Sumatra, dan pusat tekanan tinggi di Samudra Pasifik tenggara Australia.     

"Interaksi dari kondisi tersebut memicu terjadinya peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang di selatan Jateng dan DIY," jelasnya.    

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas di laut.     

"Jika memungkinkan, nelayan diimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu. Pada akhir pekan bisanya juga banyak wisatawan berkunjung ke laut, sehingga kami mengimbau untuk tidak mandi di laut karena gelombang tinggi sangat berbahaya," katanya. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga