Gempa 5,1 SR di Mentawai Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 51 SR di Mentawai Tidak Berpotensi Tsunami Ilustrasi

Covesia.com - Gempa 5,1 SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Senin (18/06/2018) sore tidak berpotensi tsunami kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di Jakarta.

"Dampak gempa berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG dan laporan masyarkat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Pagai Utara, Pesisir Selatan, dan Padang pada skala intensitas II - III MMI. Sedangkan di Siberut, Sikakap, dan Tua Pejat dalam skala intensitas II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," terang Triyono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Covesia.com di Padang.

Triyono juga menghimbau masyarakat setempat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

BMKG mencatat, gempa terjadi pada pukul 16:48:15 WIB di wilayah Kepulauan Mentawai pada koordinat 2,55 LS dan 99,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 km arah tenggara Kota Tua Pejat, pada kedalaman 21 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona megathrust pagai utara. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (Thrust Fault). Hingga pukul 17.13 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga