KPU Minta Media Objektif Dalam Memberitakan Paslon Pilkada Serentak 2018

KPU Minta Media Objektif Dalam Memberitakan Paslon Pilkada Serentak 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang bersama Komunitas Jurnalis Muda (KJM) Sumbar melakukan sosialisasi Pilwako Kota Padang Tahun 2018 (Foto: Fadil/Covesia)

Covesia.com - Menjelang Pilkada serentak 27 Juni mendatang, Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai mengajak kelompok literasi dan Lembaga Pers Kampus untuk berpartisi  dalam mensukseskan pesta demokrasi serta melakukan pengawasan terhadap KPU.

"Media memiliki peran penting dalam membangun proses demokrasi, selain itu media juga memiliki tugas moral dan kebangsaan untuk menyukseskan Pemilu yang adil," ujar Gebril kepada Covesia.com, Sabtu (09/06/2018)

Kata Gebril, saat Pilpres 2014 tahun lalu, ada rilis dari Dewan Pers bahwa sekitar 75 persen terdapat pemberitaan yang menyimpang dari kode jurnalistik, artinya informasi yang disampaikan sebagian besar bersifat partisan atau mendukung salah satu calon partai peserta Pemilu.

"Melihat kondisi sebelumnya, tentu kami sebagai penyelenggara Pemilu berharap kondisi ini tidak terjadi di Sumbar, tentunya dalam pemberitaan harus secara berimbang daan independen," ujarnya 

Selain itu, media merupakan wadah sosialisasi dan pendidikan pemilih, karena media memiliki kekuatan untuk menjangkau pemilih terutama pemilih muda.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Padang, Riki Eka Putra mengingatkan masyarakat Kota Padang untuk segera  melakukan rekam KTP-el, karena ini diatur dalam Undang-Undang Nonor 10 tahun 2016 yang menegaskan bahwa pemilih harus memiliki KTP-el saat melakukan pemilihan.

"Dalam UU tersebut ditegaskan bahwa yang memiliki hak pilih adalah WNI yang memiliki KTP-el, undang undang sebelumnya tahun 2015 tidak mengatur  soal kewajiban memiliki KTP-el tersebut, oleh karena itu masyarakat harus melakukan rekam KTP-el sebelum tangal 27 Juni nanti," ujarnya.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga