Garuda Indonesia Luncurkan Program Sedekah Umrah

Garuda Indonesia Luncurkan Program Sedekah Umrah Ilustrasi

Covesia.com - Maskapai Garuda Indonesia di Jakarta, meluncurkan program Sedekah Umrah agar warga masyarakat berkategori kurang mampu secara ekonomi dapat diberangkatkan untuk beribadah ke Tanah Suci.

Program itu didukung Kementerian Agama dengan Asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah selaku penyedia paket perjalanan.

Peluncuran Sedekah Umrah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Garuda Indonesia dan Kementerian Agama oleh Direktur Niaga Domestik Garuda Nina Sulistyowati dan Sekretaris Jendwral Kementerian Agama RI Nur Syam.

"Melalui program ini, Garuda Indonesia mengajak seluruh anggota GarudaMiles ikut memberikan donasi dengan menyumbangkan `mileage` ntuk mewujudkan mimpi masyarakat yang layak untuk diberangkatkan melaksanakan ibadah umrah," kata Nina.

Nina menjelaskan program ini telah diperkenalkan ke masyarakat lewat soft launching yang bertepatan dengan penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair 2018 di Jakarta Convention Cente pada April lalu. 

Peluncuran resmi bertujuan meningkatkan kesadaran bagi anggota GarudaMiles untuk menyumbangkan kelipatan 1.000 miles. Mileage atau poin yang didapatkan dari terbang bersama Garuda Indonesia bisa bermacam-macam, tergantung jarak penerbangan dan kelas yang dipilih.

Mileage yang terkumpul akan dikonversikan dalam bentuk tiket untuk keberangkatan umrah. Ada pun satu tiket keberangkatan umroh setara dengan 80.000 mileage yang terkumpul.

"Saat ini kami baru mengonversikan satu paket umrah. Pada tahap awal, Garuda Indonesia menargetkan sedikitnya memberangkatkan 100 orang terpilih menjalankan ibadah Umroh," kata Nina.

Menurut dia, Sedekah Umroh merupakan inisiatif sekaligus mediator yang memberikan kesempatan kepada stakeholder dan pengguna jasa Garuda Indonesia untuk berbagi kepada sesama dengan mendonasikan mileage yang dimiliki.

Saat ini Garuda Indonesia melayani penerbangan dari berbagai kota besar di Indonesia menuju Arab Saudi menggunakan pesawat berbadan lebar yaitu, Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300 sebanyak 30 kali seminggu.

Jadwalnya adalah Jakarta-Jeddah (18 kali seminggu), Jakarta-Madinah (3 kali seminggu), Surabaya-Madinah (1 kali seminggu); Medan-Jeddah (2 kali seminggu); Banda Aceh-Jeddah (2 kali seminggu); Makassar-Jeddah via Medan (2 kali seminggu), dan Solo-Jeddah via Banda Aceh (2 kali seminggu).

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga