Pemudik Diminta Tertib dan Patuhi Rambu Lalu Lintas

Pemudik Diminta Tertib dan Patuhi Rambu Lalu Lintas Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementrian Perhubungan, Bambang Prihartono di acara FMB 9 di Jakarta, Kamis (7/6/2018). (Jhon Rico/ Covesia.com)

Covesia.com- Berdasarkan hasil survei Kementrian Perhubungan, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 8-9 Juni 2018.  Sedangkan arus balik akan terjadi pada tanggal 19-20 Juni 2018.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementrian Perhubungan, Bambang Prihartono menegaskan, agar kondisi lalu lintas bisa berjalan dengan lancar, para pemudik diharapkan bisa tertib dan mengikuti anjuran para petugas di lapangan.

“Tertib dalam arti ikut apa yang disampaikan oleh petugas di lapangan. Jangan Suudzon. Misalnya dialihkan ke jalur nasional ikuti saja. Artinya apa?, memang jalan tol sudah padat,” kata dia di acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kementrian Kominfo Jakarta, kamis (7/6/2018).

Selain itu, pemudik juga diharapkan bisa mematuhi rambu- rambu lalu lintas yang ada. “Temen- temen kepolisian akan mengatur sesuai dengan diskresi di lapangan. Jika jalan tol padat, kemaren kita sepakat di KSP tidak boleh lebih 2 kilo. Begitu 2 kilo sudah padat, kita langsung alihkan,” ujar dia.

Menurut dia, tantangan pemerintah mengahadapi mudik tahun 2018 adalah terkait ketertiban masyarakat itu sendiri. “Kebijakan publik itu tidak cukup hanya dari Kementrian Perhubungan, PU, Binamarga dan Korlantas yang saling bersinergi. Tapi yang terpenting juga adalah masyarakat. Jika kebijakan publik ini tidak didukung oleh masyarakat, ya sama aja,” tegas dia.

Ia menyebut bahwa mudik tahun lalu dikatakan sukses tak lepas dari peran masyarakat. “Coba bayangkan jika masyarakat tidak mau diatur di lapangan? Nah kesuksesan tahun lalu ini menjadi beban berat bagi kita. Di mana tidak boleh sama dengan tahun lalu, melainkan harus lebih dari tahun lalu. Jika sama aja tidak terlihat prestasinya. Padahal kemaren sudah sukses, berarti sekarang harus sukses sekali. Kesusksesan ini karena masyarakat juga. Masyarakat juga harus tertib,” terang dia.

Ia juga menyatakan bahwa per hari ini, Kemenhub telah resmi membuka posko Mudik 2018. Melalui posko tersebut, terang dia, petugas bisa memonitor bagaimana arus kendaraan mudik yang ada. Ini dilakukan dengan bersinergi antara Kemenhub, Kementrian PUPR, Jasamarga dan Korlantas Polri.

“Mulai hari ini temen- temen Korlantas sudah ada lapangan semua. Kita monitor persiapan yang ada,” tuturnya.

(jon)

Berita Terkait

Baca Juga