Cabai Merah dan Daging Ayam Ras Penyumbang Inflansi di Sumbar

Cabai Merah dan Daging Ayam Ras Penyumbang Inflansi di Sumbar (Foto: Fadil/Covesia)

Covesia.com  -Kenaikan beberapa harga bahan makanan berpengaruh  pada tingkat inflasi yang terjadi Kota Padang dan Bukittinggi Provinsi Sumatra Barat di bulan May 2018. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar merilis, laju inflasi bulan Mai 2018 di Kota Padang sebesar 0,46 persen dan 0,39 persen di Kota Bukittinggi.

Kepala BPS Perwakilan Sumbar, Sukardi menyebutkan bahwa inflasi Mai 2018 di Padang didominasi oleh kelompok bahan makanan sebesar 1,46 persen, kelompok makanan jadi, minuman, dan rokok sebesar 0,32 persen, sedangkan inflansi di Bukittinggi juga didominasi kelompok makanan jadi, minuman, dan rokok sebesar 0,13 persen.

Beberapa komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Padang adalah cabai merah dengan sumbangan inflansi sebesar 0,22 persen, bawang merah 0,11, daging ayam ras sebesar 0,05 persen, nasi dengan lauk sebesar 0,03 persen.

Sementara di Kota Bukittingi, daging ayam ras menduduki posisi pertama dengan sumbangan inflasi sebesar  0,09 persen, emas perhiasan sebesar 0,02 persen, dan telur ayam ras sebesar 0,02 persen.

"Terjadi kenaikan di beberapa kebutuhan pokok dan ini berdanpak kepada tingkat inflansi di Sumbar, namun masih berada dalam kisaran nol yang artinya masih dalam kondisi normal," ujar Sukardi di Padang, Senin (04/06/2018).

Kata Sukardi, beberapa komuditas juga terjadi penurunan harga selama Mai 2018 diantaranya kentang, jengkol, beras, sabun detergen bubuk, cabai hijau, cabai rawit, cumi-cumi, batu bata, tomat dan minyak goreng.

Deflasi juga terjadi di Kota Bukittinggi diantaranya cabai merah, bawang merah, kentang, bawang putih, tongkol, petai, ikan nila, cabai rawit dan cabai hijau.

"Untuk Kota Padang beberapa komuditas penyumbang deflasi dari 0,01 persen hingga 0,22 persen dan Kota Bukittinggi dari 0,00 persen hingga 0,43 persen. Penyumbang deflasi paling tinggi di Kota Padang adalah Kentang sebesar 0,22 dan di Kota Bukittinggi adalah cabai merah sebesar 0,43 persen," ujarnya.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga