Aksi Teror, Ketua IJTI Sumbar Imbau Jurnalis Televisi Tingkatkan Kewaspadaan

Aksi Teror Ketua IJTI Sumbar Imbau Jurnalis Televisi Tingkatkan Kewaspadaan Ketua IJTI Sumbar, Jhon Nedy Kambang (Ist)

Covesia.com - Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat, John Nedy Kambang menghimbau kepada seluruh jurnalis televisi agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas peliputan berita di daerah masing-masing.

Hal itu dikatakannya terkait aksi teroris yang menyerang Mapolda Raiu pada Rabu (16/05/2018) pagi yang turut melukai dua jurnalis TV One dan MNC TV dalam aksi teror yang menyebab meninggalnya satu anggota polisi dan empat terduga teroris itu.

"Saya menghimbau kepada seluruh rekan-rekan jurnalis untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat peliputan, aksi teror yang belangsung selama tiga hari ini sangat membahayakan bagi rekan-rekan," ujar Ketua IJTI Sumbar yang juga merupakan wartawan CNN Indonesia itu.

"Nyawa lebih penting dari berita, karena itu tingkatkanlah kewaspadaan," terangnya.

John Nedy menambahkan aksi teror juga tidak menutup kemungkin juga terjadi di Sumbar.

"Seperti yang kita ketahui, aksi teror telah terjadi selama tiga hari berturut. Pertama di Surabaya, Sidoarjo, dan baru-baru ini di Riau. Tidak menutup kemungkinan juga terjadi di daerah lain, termasuk Sumbar," ungkapnya.

Dalam aksi Teror itu, Sejumlah terduga teroris dengan menggunakan mobil Avanza nomor polisi BM 1192 RQ menyerang Mapolda Riau pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto kepada wartawan mengatakan mobil yang mencoba masuk ke Mapolda dihalangi personel Polda Riau.

"Kemudian turun dari mobil empat orang, kemudian menyerang anggota menggunakan samurai atau senjata tajam yang mengakibatkan dua anggota Polri luka-luka," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, sekelompok orang tak dikenal tersebut, dilumpuhkan dengan tembakan yang akhirnya empat orang tewas.

Sementara satu orang melarikan dengan mobil, sempat menabrak anggota Polri yang bertugas hingga meninggal.

Mobil juga menabrak satu wartawan atas nama Rian Rahmat jurnalis TV One. 

(dnq)

Baca juga: Ipda Auzar, Polisi yang Gugur dalam Serangan Terduga Teroris di Mapolda Riau

Berita Terkait

Baca Juga