Pengamat Teroris: Media Online Tengah Nge-hits di Kalangan Teroris

Pengamat Teroris Media Online Tengah Ngehits di Kalangan Teroris Ilustrasi - Pixabay

Covesia.com - Pengamat Terorisme Universitas Indonesia Solahudin menyebut bahwa penggunaan media online sedang nge-hits di kalangan ekstrimisme atau pelaku teroris.

"Sebenarnya, oleh kalangan akademisi sudah terlihat bahwa gerakan ekstrimisme menggunakan media online memang tengah nge-hits. Baik itu untuk peradikalisasian ataupun rekruitmen. Namun khusus di Indonesia, penggunaan media online oleh kelompok tersebut hanya terkait dengan upaya peradikalisasian," kata dia dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Gedung Kementrian Kominfo jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menurut dia, sosial media (Sosmed) memegang peran sangat penting terkait gerakan kelompok teroris di Indonesia.

Ia menjelaskan, terkait aksi terorisme yang terjadi di Rusun Wonocolo, di Sidoarjo, Jawa Timur, korban selamat yang juga merupakan salah seorang anak dari pelaku teroris mengungkapkan bahwa ayahnya belajar merakit bom lewat media sosial.

Pengakuan anak tersebut memiliki makna tersendiri bagi publik Indonesia. Betapa tidak, dijelaskan Solahudin, memang kelompok ekstrimis, radikal, atau teroris di Indonesia nyatanya memanfaatkan secara maksimal media sosial untuk proses radikalisasi.

(jon)

Berita Terkait

Baca Juga