Menkumham: Indonesia Minim Lapas Dengan Tingkat Pengamanan Maksimum

Menkumham Indonesia Minim Lapas Dengan Tingkat  Pengamanan Maksimum Menkumham, Yasonna Laoly (Foto:Covesia/Fadil)

Covesia.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Mekumham) Yasonna Laoly menyebutkan bahwa saat ini  Indonesia kekurangan lapas High Security yang disebabkan oleh pemindahan narapidana teroris ke Nusakambangan, pada Kamis (10/5) kemarin. 

Sebanyak 154 narapidana teroris (napiter) yang dipindahkan ke Nusakambangan  menyebabkan  kekurangan lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan tingkat pengamanan maksimum.

"Lapas Batu di Nusakambangan yang seharusnya digunakan untuk menampung napi dengan kasus narkotika, saat ini menampung napiter," ujar Yasonna, di Padang, Minggu, (13/5/2018)

Kata Yasonna, Lapas Pasir Putih juga tidak cukup untuk menampung napiter, selain itu di lapas Batu, Nusakambangan ada beberapa orang yang dipindahkan ke Gunung Sindur.

"Nah akhirnya kami kekurangan Lapas dengan tingkat keamanan High Security, dan saya sudah berkoordinasi dengan Ditjen PAS untuk menyusun penambahan lapas-lapas high security tersebut," ujarnya.

(dil)


Berita Terkait

Baca Juga