Raja Malaysia Setuju Berikan Pengampunan pada Anwar Ibrahim

Raja Malaysia Setuju Berikan Pengampunan pada Anwar Ibrahim Anwar Ibrahim

Covesia.com - Raja Malaysia setuju untuk memberikan pengampunan kepada tokoh oposisi Anwar Ibrahim yang dipenjara, kata Perdana Menteri Mahathir Mohamad, Jumat (11/05).

“(Raja) mengindikasikan bahwa beliau bersedia segera mengampuni Datuk Sri Anwar,” kata Mahathir dalam konferensi pers, menggunakan bahasa Melayu.

Pengumuman itu disampaikan sehari usai Mahathir (92) dilantik setelah kemenangan mengejutkan yang menggulingkan koalisi berkuasa negara tersebut.

“Kami akan memulai... proses yang tepat untuk mendapatkan pengampunan bagi Datuk Sri Anwar,” ungkap Mahathir.

“Ini berarti grasi penuh. Dia akan segera dibebaskan begitu dia diampuni.”

Mahathir berjanji pada akhirnya akan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Anwar, musuh bebuyutannya yang berubah menjadi sekutu dalam aliansi oposisi yang dibentuk untuk menghadapi mantan perdana menteri Najib Razak.

Rekonsiliasi Mahathir dengan Anwar menjadi salah satu aspek paling luar biasa dari pemilihan umum yang Malaysia.

Anwar adalah tokoh senior di pemerintahan dan calon pengganti Mahathir sebelum hubungan keduanya retak.

Mahathir memecat Anwar pada 1998 atas perselisihan politik, dan dia kemudian dipenjara atas tuduhan sodomi dan penyalahgunaan kekuasaan, dalam kasus yang secara luas disebut bermotif politik.

Anwar dipenjarakan lagi selama pemerintahan Najib. Dia dijadwalkan keluar dari penjara pada Juni.

(ant/lif)

Berita Terkait

Baca Juga