Pentingnya Memahami Data Agar Tidak Terjebak Dalam Lingkaran Hoax

Pentingnya Memahami Data Agar Tidak Terjebak Dalam Lingkaran Hoax (Foto: Covesia/ Fadil)

Covesia.com - Penyadaran pentingnya gerakan anti hoax kepada seluruh stakeholder terus dilakukan pemerintah dengan melaksanakan berbagai bentuk pelatihan terutama kepada generasi muda.

Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian  Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan forum diskusi dengan tema "Stop hoax, literasi media untuk bangun budaya internet sehat" di Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat.

"Penting sekali bagi masyarakat untuk memahami data dan informasi sebelum membagikannya di media sosial yang ada saat ini, karena akan menimbulkan konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat," ujar Tenaga Ahli Menteri Kominfo, Dony Budi Otoyo di Padang, Jumat, (11/5/2018)

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dalam waktu yang singkat sebuah negara bisa mengalami kerugian yang cukup fatal yang disebabkan pemberitaan bohong terhadap publik.

"Semua data bisa dimanipulasi oleh seseorang yang memiliki kepentingan terhadap data tersebut, sebuah gambar atau situs tertentu juga bisa dimanfaatkan untuk mendapat informasi pribadi orang lain, oleh sebab itu jangan mudah menyebarkan sesuatu yang belum kita ketahui di media sodial seperti Facebook,  WhatsApp, Line, dan lainnya," ujarnya

Sementara itu, Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia, Sebtiaji Eko Nugroho mengungkapkan bahwa penyebaran informasi hoax sudah mencemaskan di Indonesia, terlebih lagi menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

"Banyak informasi hoax yang beredar baik itu di bidang politik, pemerintahan,  dan kesehatan. Banyak ditemui informasi yang tidak benar seperti jika sesorang stroke untuk mencegahnya cukup dengan menusuk jarinya dengan peneti, informasi ini banyak sekali bertebaran di media, padahal itu tidak benar dan dapat menghilangkan nyawa seseorang," ujar Sebtiaji.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga