Kedubes RI Gelar 'Indonesia Day' di Maroko

Kedubes RI Gelar Indonesia Day di Maroko Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Kedutaan Indonesia di Rabat mengelar kegiatan "Indonesia Day" dengan tema "Peningkatan Hubungan Bilateral RI-Maroko Melalui Budaya" di Fakultas Science Semlilia, Universitas Cadi Ayyad, Marrakech Maroko. 

Kegiatan ini terdiri dari stadium general tentang hubungan budaya dan people to people contact, workshop batik, penampilan seni-budaya nusantara dan festival kuliner nusantara.

Pertunjukan seni nusantara pada kegiatan Indonesia Day berlangsung di Gedung Serba Guna/Salle Polyvalente Fakultas Science Semlilia, Universitas Cadi Ayyad, Marrakech berlangsung meriah, kata Pensoabud KBRI Rabat, Hanung Nugraha kepada Antara London, Sabtu.

Peserta Sanggar Seni Budaya Indonesia KBRI Rabat gabungan dari masyarakat Indonesia dan Maroko menampilkan lagu Garuda Indonesia dan perahu layar dengan iringan music gamelan, tari merak, saman, tari sekar rinonce dan tari batik, yang diperankan 

Dalam sambutannya, Dubes RI di Rabat, E.D. Syarief Syamsuri menyampaikan kegiatan Indonesia Day sebagai bagian dari upaya mendekatkan Indonesia dari sisi budaya dan seni, kuliner dan tradisi Indonesia secara umum kepada masyarakat Maroko. Indonesia dan Maroko secara resmi membuka hubungan diplomatik sejak 1960 lalu dan terus melakukan peningkatan hubungan bilateral kedua Negara, melalui bidang seni dan budaya, selain peningkatan komunikasi antar masyarakat kedua negara.

Khusus penampilan tari sekar rinonce dan tari batik yang dinamis dengan iringan suara musik gamelan hasil karya seniman asal Semarang, Jawa Tengah Yoyok B. Priyambodo, memberi warna pada penyelenggaraan Indonesia Day di kota Marrakech dibanding kegiatan yang sama tahun sebelumnya. 

Penampilan seni dan budaya Indonesia pada acara Indonesia Day Marrakech mendapat sambutan dan apresiasi yang luar biasa dari para penonton yang berjumlah sekitar 450 terdiri dari civitas akademika dan mahasiswa Universitas Cadi Ayyad, Marrakech.

Acara penampilan seni budaya Indonesia ditutup dengan lagu perahu layar dan festival kuliner serta sajian makan siang bagi penonton dengan menu makanan nusantara rendang, ayam goreng, sayur capcai, lalapan dan sambel.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga