Jalan Lintas Sumbar-Riau Ditutupi Material Longsor

Jalan Lintas SumbarRiau Ditutupi Material Longsor Foto: Istimewa

Covesia.com - Jalan lintas Provinsi Riau-Sumatera Barat yang berlokasi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau dilaporkan nyaris lumpuh akibat sebagian besar badan jalan tertutup material longsor.

"Material longsor terdiri dari bebatuan yang menutupi sebagian badan jalan mengakibatkan penumpukan kendaraan dari dua arah," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, AKP Wan Mantazakka di Pekanbaru, Kamis.

Wan mengatakan bahwa bencana longsor di Kilometer 77/78 atau sekitar dua kilometer sebelum menuju Rantai Berangin, Sumatera Barat tersebut terjadi pada Kamis dinihari tadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur sekitar lokasi kejadian diduga sebagai penyebab longsor yang materialnya terdiri atas batuan cadas dari tebing yang curam tersebut.

Hingga kini, dia mengatakan upaya pembersihan dengan menggunakan alat berat masih terus dilakukan. Sementara itu, arus kendaraan otomatis tersendat akibat insiden tersebut hingga menyebabkan penumpukan panjang.

"Untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan antrian panjang di lokasi longsor, kita lakukan pengalihan arus," ujarnya.

Dia merincikan, pihaknya mengalihkan arus lalu lintas dari arah Sumatera Barat menuju Riau via Simpang Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar menuju Simpang Pulau Gadang Desa Silam Kecamatan Kuok.

Kemudian, yang dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat dialihkan melalui Desa Simpang Pulau Gandang Kecamatan Kuok menuju Simpang Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Personel kita masih terus berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu mengurai penumpukan kendaraan," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Chandra mengatakan pihaknya sedang menuju lokasi kejadian untuk membantu mengatasi insiden longsor tersebut.

Dusun Rantau Berangin, Kabupaten Kampar merupakan jalur utama yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat. Lokasi tersebut dikenal sebagai lokasi yang cukup rawan bencana longsor mengingat kontur jalan berbatasan dengan tebing curam.

Daerah rawan longsor yang harus diwaspadai di wilayah tersebut adalah KM 77 hingga KM 82. Dari catatan Antara, insiden longsor kerap terjadi di wilayah itu, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

(ant/lif)


Berita Terkait

Baca Juga