IKAMI: Pernyataan Amin Rais Soal ‘Partai Setan’ Bukan Delik Pidana

IKAMI Pernyataan Amin Rais Soal ‘Partai Setan’ Bukan Delik Pidana Amin Rais. (antara)

Covesia.com- Aktivis Cyber Indonesia melaporkan tokoh reformasi Amien Rais ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pernyataan ujaran kebencian mengenai partai Allah dan partai ‘setan’.

Terkait hal ini, IKAMI (Ikatan Advokat Muslim Indonesia) pun ikut menyampaikan pendapat hukum terkait pernyataan Amin Rais yang kontroversial tersebut.

Sekjend IKAMI, Djudju Purwantoro menganggap bahwa pernyataan tentang adanya partai Allah dan partai Syetan tersebut tidak menunjuk kepada suatu partai tertentu saja, sehingga bisa berlaku kepada partai manapun.

“Hal itu juga tidak dengan maksud maupun tujuan (unsur objektif) untuk menimbulkan rasa kebencian, rasa permusuhan, dan memecah belah kelompok individu dan masyarakat ( SARA), sehingga bukanlah delik pidana seperti apa yang dimaksud pasal 28 ayat (2) UU ITE No.19/2016,” kata Djudju dalam keterangan yang diterima covesia.com, Senin (16/4/2018).

Menurut Djudju, apa yang dikatakan Amien Rais perihal adanya partai yang membela agama Allah dan partai orang- orang yang rugi (partai setan), justru beliau sedang mengajarkan dan mengingatkan kepada umat beragama, bahwa di dunia ini akan selalu ada aliran atau kelompok yang baik tau benar dan yang buruk atau salah.

Dengan demikian, kata dia, unsur permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap sesuatu agama sangat tidak relevan adanya dugaan pidana terhadap Prof. Amien Rais, dikaitkan dengan unsur penodaan agama seperti dimaksud pasal 156 a KUHP.

Ia juga menganggap bahwa apa yang diterangkan Amien Rais adalah suatu pencerahan yang dilakukan oleh seorang cendikia dan akademisi, yang merupakan ilmu pengetahuan. “Demi kepentingan umum/publik, sehingga menghapuskan sifat pidananya ( pasal 310 ayat 3, KUHP),” tukasnya.

(jon)

 

 

 

Berita Terkait

Baca Juga