Raja Salman Juga Kecam Campur Tangan Iran dalam Urusan Arab

Raja Salman Juga Kecam Campur Tangan Iran dalam Urusan Arab Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud (Foto: Daily Mail)

Covesia.com - Raja Arab Saudi Salman mengecam “campur tangan terang-terangan” Iran dalam urusan regional, Minggu (15/4/2018), saat sejumlah pemimpin Arab di kerajaan itu menggelar pertemuan untuk KTT tahunan.

Dalam pidato pembukaannya di KTT Liga Arab, Salman juga mengkritik keputusan Amerika Serikat (AS) yang memindahkan kedutaan mereka di Israel ke Yerusalem tetapi tidak menyinggung Suriah, sehari setelah Barat melancarkan serangan terhadap rezim Presiden bashar al-Assad.

Pertemuan itu digelar setelah beberapa serangan yang diluncurkan oleh AS, Inggris dan Prancis menghantam target yang menurut mereka terkait dengan pengembangan senjata kimia di Suriah, negara yang ditangguhkan keanggotaannya oleh liga tersebut tujuh tahun lalu.

Namun, dalam pidato pembukaannya, Salman sebaliknya berbicara tentang permusuhan dengan musuh lamanya, Iran.

“Kami kembali menyampaikan kecaman keras kami terhadap aksi teroris Iran di kawasan Arab dan menolak campur tangannya yang dilakukan secara terang-terangan dalam urusan negara-negara Arab,” ungkap sang raja.

Dan meski menjadi sekutu kuat AS, dia juga mengkritik keputusan kontroversial Presiden Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kami menegaskan penolakan kami terhadap keputusan AS tentang Yerusalem,” ujar raja, menambahkan bahwa “Yerusalem Timur merupakan bagian integral dari wilayah Palestina.” 

(AFP/utr)

Berita Terkait

Baca Juga