Raja Salman Kritik Rencana AS Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Raja Salman Kritik Rencana AS Pindahkan Kedubes ke Yerusalem Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud (Foto: Daily Mail)

Covesia.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud membuka Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab dengan mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Kami menegaskan kembali penolakan kami terhadap keputusan AS tentang Yerusalem," kata Raja saat menyampaikan pidato pada pembukaan konferensi tingkat tinggi itu di Dhahran, bagian timur Arab Saudi, Minggu (15/4/2018).

"Yerusalem Timur adalah bagian integral dari wilayah Palestina," tambahnya.

Pada 22 Januari, saat menyampaikan pidato di hadapan parlemen Israel, Wakil Presiden AS Mike Pence menjanjikan negaranya akan memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir 2019, langkah yang ditentang keras Palestina.

"Yerusalem adalah ibu kota Israel, dan karenanya Presiden Trump telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri segera memulai persiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem," kata Pence, disambut tepuk tangan meriah oleh anggota parlemen Israel. 

(ant/utr)

Berita Terkait

Baca Juga