Pedagang Jual Beras di Atas HET Bisa Dicabut Izinnya

Pedagang Jual Beras di Atas HET Bisa Dicabut Izinnya Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional Dody Edward (M.Fadil MZ/covesia)

Covesia.com - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional Dody Edward menyebutkan bahwa ada sanksi bagi pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sebelumnya di Pasar Raya Padang ditemukian kios yang menjual beras premium di atas HET yang mencapai Rp.13.500, 

"Kita akan melakukan pengawasan dan pemantauan harga di tingkat pedagang yang menjual di atas HET, kalau terbukti mereka menjual di atas HET akan dikenakan sanksi pencabutan izin usaha oleh pejabat penerbit izin," ujar Dody di Padang, Rabu (11/4/2018). 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Harga Eceran Tertinggi diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 tahun 2017. Masing-masing daerah memiliki HET tersendiri yang diatur dalam Permendag dan tidak bisa dijual di atas harga yang telah ditetapkan tersebut.

"Aturan sudah ada, begitu juga dengan sanksinya, sebelum pencabutan izin usaha dikeluarkan terlebih dahulu diingatkan untuk tidak menjual di atas HET tersebut," ujarnya

Ia meminta seluruh pelaku usaha yang terlibat sebagai distributor untuk mendaftarkan gudangnya melalui sistem online. Ini sangat diperlukan untuk mengetahui ketersediaan pasokan kebutuhan pokok yang ada di daerah atau pusat.

"Ini semua gratis, tinggal lagi distributor mau mendaftarkannya atau tidak," ungkapnya.

(fdl/lif)

Berita Terkait

Baca Juga