KTNA Sumbar 'Sulap' Lahan Kosong Jadi Ladang Jagung

KTNA Sumbar Sulap Lahan Kosong Jadi Ladang Jagung Gubernur Sumbar irwan Praytitno (kanan) menghadiri panen raya jagung di Kecamatan Koto Tangah, Senin (9/4/18).

Covesia.com - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumatera Barat 'menyulap' lahan kosong menjadi areal pertanian jagung seluas 8 hektar dari 10 hektar lahan di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.

"Sudah 2 tahun lahan kosong tersebut digarap oleh masyarakat dan KTNA, sebelumnya ini merupakan areal persawahan namun karena aliran irigasi Koto Tuo Kiri tidak memadai, areal persawan tersebut tidak bisa ditanam," ungkap Ketua KTNA Sumbar, Oyon Syafei saat panen perdana jagung Pioner 32, Padang, Senin, (9/42018).

Dia mengatakan, saat ini KTNA Sumbar bersama masyarakat melaksanakan panen raya jagung seluas 3,5 hektar. Ke depannya diharapkan seluruh areal kosong yang tidak tergarap oleh masyarakat bisa dimanfaatkan dengan bertanam jagung.

"Tanaman jagung tidak membutuhkan banyak air, kita memanfaatkan lahan kering untuk tanaman jagung," katanya. 

Selain itu, lanjutnya, di sekitar irigasi Koto tuo Kiri Kecamatan Koto Tangah ada lebih kurang 100 hektar lahan kosong yang belum produktif. Sekitar 50 hektar bisa digunakan untuk tanam jagung.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan lahan yang kurang pasokan air bisa dialih fungsikan dengan bertanam jagung, mengingat usia tanaman jagung lebih cepat dari padi dan membutuhkan air yang tidak banyak.

"Saya ingin ada kerjasama antara KTNA dengan mayarakat yang mempunyai lahan untuk budidaya jagung, setelah irigasi memadai masyarakat boleh bertanam padi dan nantinya akan dibuat kontraknya, sehingga masyarakat tidak dirugikan, begitu juga dengan tempat pemasaran jagung juga akan difasilitasioleh Dinas Pertanian dengan pihak ketiga," jelasnya.

(dil)


 

Berita Terkait

Baca Juga