Israel Dituding Sengaja Tembak Wartawan di Gaza

Israel Dituding Sengaja Tembak Wartawan di Gaza Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Reporter Lintas Batas pada Sabtu (07/04) menuduh tentara Israel melakukan "penembakan yang disengaja" terhadap wartawan di Gaza setelah terjadi pertumpahan darah selama sepekan di perbatasan.

Sembilan orang tewas dalam kerusuhan terakhir, termasuk Yasser Murtaja, seorang jurnalis dari agensi Ain Media yang bermarkas di Gaza, yang tewas akibat luka setelah ditembak, kata Kementerian Kesehatan di Gaza.

Sedikitnya 491 orang juga terluka oleh tembakan Israel, kata kementerian itu, ketika ribuan demonstran mendekati pagar perbatasan di sekitar Gaza pada Jumat kedua berturut-turut, membakar ban dan melemparkan batu ke arah pasukan Israel.

Tidak ada warga Israel yang terluka.

"Fotografer Palestina Yasser Mourtaja mengenakan rompi dengan tanda " Press": dia jelas korban dari sebuah penembakan yang disengaja," kata Christophe Deloire, Sekretaris Jenderal Reporter Lintas Batas (RSF), di Twitter.

"RSF benar-benar mengecam penembakan yang disengaja terhadap wartawan oleh tentara Israel."

Murtaja (30), ditembak ketika mengambil foto unjuk rasa di bagian timur dari Khan Younis di selatan wilayah itu, menurut Kementerian Kesehatan.

Para saksi mengatakan bahwa dia dekat dengan bagian depan unjuk rasa ketika dia terkena tembakan.

Foto AFP yang diambil setelah dia terluka menunjukkan Murtaja mengenakan rompi pers saat dia menerima perawatan.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga