Dosen Bercadar Dinonaktifkan, MUI: Lembaga Pendidikan Kehilangan Nalar Ilmiahnya

Dosen Bercadar Dinonaktifkan MUI Lembaga Pendidikan Kehilangan Nalar Ilmiahnya Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar (Foto: Facebook)

Covesia.com - Ketua MUI Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar menyayangkan masih adanya sikap intolerent terhadap wanita yang menggunakan cadar terlebih lagi hal ini terjadi di tengah-tengah lembaga pendidikan yang berlabelkan Islam.

Hal ini disampaikannya terkait salah seorang tenaga pengajar atau dosen di perguruan tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi di nonaktifkan pihak kampus karena bercadar atau berniqab.

Baca: Bercadar, Dosen di IAIN Bukittinggi Dinonaktifkan

Ia menilai lembaga ilmiah sudah kehilangan nalar ilmiahnya dan lembaga yang mengaku sebagai tempat pembinaan telah kehilangan sifat mengayomi sehingga menggunakan kekuasaan ketika tidak mampu meyakinkan orang dengan hijjah atau alasan.

"Alasan mengganggu proses belajar mengajar? Ini alasan tidak ilmiah di lembaga ilmiah. Pembinaan tidak menuntut seseorang harus melihat wajah mahasiswinya atau sebaliknya kecuali bagi mereka yang hobi memandang wajah wanita yang bukan mahramnya dan tidak pula isterinya," ungkap Buya usrizal saat dikonfirmasi Covesia.com, Selasa (13/3/2018).

"Apakah teori pembinaan hari ini menuntut pandang memandang seperti itu ? Saya tidak tahu apakah ini pernyataan yang keluar dari akal yang berisi ilmu atau akal yang dikuasai nafsu?" ungkapnya.

Bila ini terjadi di tengah-tengah lembaga pendidikan yang berlabel Islam, tambahnya, cukuplah ini sebagai bukti betapa lemahnya intelektual para pengaku cendikiawan muslim sehingga terperangkap dalam propaganda Islam phobia yang mengidentikkan cadar dengan terorisme atau jenggot dengan radikalisme atau lainnya.

"Anehnya orang yang bercadar yang dituduh berpotensi radikal padahal mereka yang mempergunakan kekuasaan dengan alasan kewenangan otonomi melakukan tekanan kepada orang lain dengan alasan tidak masuk akal, telah memakai sifat radikalisme tersebut,"tambahnya.

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga