Tanjakan Emen Kembali Telan Korban, Berikut Kronologi Mini Bus Tersebut Terguling

Tanjakan Emen Kembali Telan Korban Berikut Kronologi Mini Bus Tersebut Terguling Polisi lakukan olah TKP di tanjakan Emen (doc. Dirlantas Polda Jabar)

Covesia.com - Tanjakan Emen di Subang Jawa Barat kembali menelan korban karena kecelakaan lalu lintas yang menyedihkan kembali terjadi di lokasi ini, Senin (12/3/2018).

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Budhy Hendratno menjelaskan kronologi mini bus tersebut terguling.

Dirinya menyebutkan saat melintasi turunan yang cukup curam sekitar pukul 12.00 WIB, kendaraan sempat tidak terkendali.

"Saat melintas di jalan yang menurun dan menikung kekiri, kendaraan tersebut melaju tidak terkendali dan terguling dibahu jalan sebelah kiri," sebutnya.

Kendaraan sempat menabrak tebing, sebelum akhirnya terbalik dan membuat semua kaca kendaraan pecah.

Mobil elf putih berplat nomor E-7548-PB, yang dibawa Arif Fahruroji (32) sedang melaju menuju Indramayu, untuk kembali pulang.

Para penumpang sebelumnya berlibur di tempat wisata Tangkuban Perahu, Lembang.

"Rombongan karyawan Rumah Makan Taman Selera Kabupaten Indramayu, berangkat dari lokasi wisata Gunung Tangkuban Parahu, dalam perjalan pulang," katanya.

Budhy mengatakan bahwa kondisi mini bus elf berwarna putih yang mengalami kecelakaan dalam kondisi bagus.

Cuaca pada saat kejadian pada saat cerah dan arus lalulintas sedang.

Namun, kecelakaan terjadi disebabkan diduga supir mengalami kehilangan konsentrasi.

"Saudara Arif Fahruroji kehilangan konsentrasi, sehingga kendaraan melaju tidak terkendali, oleng ke kiri keluar dari badan jalan," kata Budhy.

Elf milik PT Elang Cakra Ekspress yang dikendarai oleh Arif Fahruroji (32) terguling sekitar pukul 12.00 WIB.

Ada empat korban mengalami luka berat, dan 12 mengalami luka ringan. Semua korban ialah penumpang mini bus itu.

Para korban telah dalam penanganan medis di RSUD Subang.

Barang bukti berupa kendaraan minibus Elf telah diamankan di Polsek Jalan Cagak, Subang untuk dilakukan pengolahan kejadian, agar diketahui penyebab utama kecelakaan tersebut.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga