WHO Sebut Frekuensi Serangan ke Fasilitas Medis Meningkat di Suriah

WHO Sebut Frekuensi Serangan ke Fasilitas Medis Meningkat di Suriah Ilustrasi (wikipedia)

Covesia.com - Frekuensi serangan terhadap fasilitas medis di Suriah meningkat selama dua bulan pertama tahun ini, melebihi level tahun lalu, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (09/03).

Sepanjang Januari sampai Februari mekanisme pengawasan WHO memverifikasi 67 serangan yang menghantam target medis, kata juru bicara WHO Christian Lindmeier kepada para reporter di Jenewa.

Hal itu menandai lebih dari 50 persen dari 112 serangan yang tercatat sepanjang 2017, tambahnya.

Hampir setengah dari serangan terhadap fasilitas medis tahun ini tercatat di Ghouta Timur, tempat pemerintah melancarkan serangan untuk merebut kembali wilayah tersebut, yang jatuh ke tangan pemberontak pada 2013.

Fasilitas yang dihantam mencakup 20 rumah sakit, 16 fasilitas kesehatan, dua stasiun ambulans dan satu gudang suplai medis.

Lindmeier mengatakan WHO tidak dalam posisi untuk menuduh serangan itu secara spesifik, tapi memperingatkan bahwa menargetkan fasilitas medis adalah ilegal

“Fasilitas medis dan personel medis mendapat perlindungan khusus di bawah hukum kemanusiaan internasional,” ujarnya.

“WHO meminta semua pihak di Suriah segera menghentikan serangan terhadap personel kemanusiaan dan medis, alat transportasi dan perlengkapan mereka serta rumah sakit dan fasilitas medis.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga