Pengungsi Rohingya Tewas Akibat Bentrokan di Bangladesh

Pengungsi Rohingya Tewas Akibat Bentrokan di Bangladesh Camp pengungsi Rohingya di Bangladesh (Foto: internationalaffairs.org.au)

Covesia.com - Seorang pria Rohingya ditembak sampai tewas pada Kamis (8/3/2018) saat beberapa geng lokal melepaskan tembakan ke arah satu sama lain di kamp pengungsi di Bangladesh selatan, ungkap polisi.

Polisi mengatakan bahwa Hossain Ali (32) dibunuh saat terlibat dalam dugaan bentrokan karena isu narkoba di kamp Nayapara di dekat Teknaf, permukiman besar yang menampung ribuan pengungsi muslim dari minoritas yang teraniaya.

Bangladesh mengatakan bahwa lebih dari satu juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp kumuh di wilayah itu, setelah melarikan diri dari gelombang aksi kekerasan di distrik Rakhine Myanmar.

Satu pria lain, yang dicari oleh polisi sejak dibebaskan dari penjara tahun lalu, juga ditembak tetapi berhasil melarikan diri, ujar pejabat.

Pengungsi di kamp itu mengatakan kepada AFP bahwa sedikitnya 10 tembakan terdengar pada pagi hari.

Polisi lokal tidak menemukan satu senjata pun tetapi kepala kepolisian Teknaf Ranjit Kumar Barua mengonfirmasi bahwa Ali “terjebak dalam bentrokan bersenjata dan tewas.”

Seorang pemimpin komunitas Rohingya bernama Mirsa Ghalib mengatakan bahwa ia yakin bentrokan tersebut dipicu oleh “yaba,” nama pil metamfetamin yang terkenal di Bangladesh.

(AFP/utr)

Berita Terkait

Baca Juga