Tahun 2018, Ahli Waris Bisa Gantikan CJH yang Meninggal

Tahun 2018 Ahli Waris Bisa Gantikan CJH yang Meninggal Ilustrasi (Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Agama Republik Indonesia melakukan terobosan baru terkait penggantian calon jamaah haji (CJH) yang wafat sebelum keberangkatan oleh pihak ahli waris.

"Peraturan ini mulai berlaku Januari 2018, tahun sebelumnya kalau ada calon jamaah yang wafat sebelum keberangkatan haji maka uang pendaftaran dikembalikan kepada keluarga," ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementrian Agama RI, Prof Nizar Ali, saat peresmian revitalisasi gedung Asrama Haji, Padang, Rabu (7/3/2018).

lebih lanjut, ia menuturkan bahwa setiap tahunnya pemerintah selalu melakukan perbaikan dan evaluasi terkait pelaksanaan ibadah haji di Indonesia.

"Selain membolehkan penggantian calon jamaah haji yang wafat oleh ahli waris, pemerintah juga melakukan revitalisasi pembangunan embarkasi haji diseluruh Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di tahun 2017 indeks kepuasan jamah haji mencapai 84,85 persen, dalam skala bagus, kedepannya indeks kepuasan jamah haji lebih meningkat lagi dari tahun sebelumnya.

"Harapan kami, tahun 2018 indeks kepuasan jamah haji mencapai angka 85 persen, dengan adanya beberapa kebijakan baru yang memudahkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji," tutupnya.

(dil/don)

Berita Terkait

Baca Juga