Suriah Bantah Miliki Senjata Kimia

Suriah Bantah Miliki Senjata Kimia Ilustrasi (mirror)

Covesia.com - Pemerintah Suriah pada Rabu (14/02) membantah bahwa mereka memiliki senjata kimia dan menyatakan penggunaan senjata semacam itu “tidak bermoral dan tidak bisa diterima,” menyusul peringatan dari Prancis soal serangan hukuman.

“Pemerintah Suriah membantah keras memiliki… senjata kimia. Kami menganggap penggunaan senjata semacam itu tidak bermoral dan tidak bisa diterima, apa pun konteksnya,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Faisal Mekdad, dikutip kantor berita SANA.

Pada Selasa, Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan negaranya akan meluncurkan serangan jika ada bukti bahwa rezim Suriah menggunakan senjata kimia terlarang terhadap warga sipilnya.

Menurut Washington, sedikitnya enam serangan klorin dilaporkan sejak awal Januari di area-area yang dikuasai pemberontak, menyebabkan puluhan orang terluka.

Damaskus bulan lalu juga membantah telah melancarkan serangan kimia, dan sekutunya Moskow mengecam tuduhan tersebut sebagai “kampanye propaganda,” menekankan bahwa pelakunya belum diidentifikasi.

Prancis, seperti Amerika Serikat, mencurigai rezim Suriah, tetapi mengatakan mereka belum memiliki bukti mengenai bagaimana dan dari mana serangan itu dilakukan.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga