Benarkah Nomor Urut Meramalkan Nasib Paslon di Pilkada?

Benarkah Nomor Urut Meramalkan Nasib Paslon di Pilkada Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat, Edi Indrizal (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Setiap pasangan calon (paslon) yang akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 sudah memiliki nomor urut masing-masing. Penentuan nomor urut itu dilakukan dalam Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah masing-masing pada Selasa (13/2/2018) kemarin.

Banyak yang melihat nomor urut meramalkan keberhasilan mereka dalam Pilkada namun ada juga yang menganggap nomor urut hanya sebuah angka.

"Ada sebagian pandangan menganggap bahwa nomor urut itu ada nilai keramatnya, menghubungkan dengan argumentasi yang bersifat sakral dan mistis. Namun ada juga pandangan menganggap itu hal biasa saja sebagai ketentuan Tuhan dan tinggal kita yang kreatif memaknai secara positif," ungkap Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat, Edi Indrizal melalui pesan singkat Whatsapp kepada Covesia.com, Rabu (14/2/2018).

Menurut Edi tidak ada nomor urut peserta pemilu yang selalu menang atau selalu kalah dalam pemilihan pasalnya, lanjut Koordinator Wilayah III Lembaga Suurvei Indonesia (LSI) ini pesan dan janji kampanye yang bisa diterima rakyat lah yang mampu memenangkan Paslon dalam Pilkada.

"Tergantung Paslon dan tim harus kreatif (dalam memanfaatkan nomor urutnya). Seperti di Pilkada Padang, nomort urut yang didapat Paslon sesuai dengan positioning psikologis masing-masing. Emzalmi-Desri mendapat nomor urut 1 dan memang mereka ingin menjadi nomor 1 nggak mau nomor 2 lagi. Kemudian Mahyedi-Hendri nomor urut 2, mereka memaknai dengan melanjutkan 2 periode," tambahnya.

Ia menambahkan tim yang benar-benar melakukan kerja politik dan mampu menyampaikan pesan politik dan kampanye ke masyrakat dengan baik maka mereka lah yang akan menarik hati rakyat dan memenangkan Pilkada 2018.

"Intinya semua tergantung ikhtiar Paslon dan tim yang benar-benar merebut hati rakyat serta tentunya mendapat ridho dan dikehendaki Tuhan," tambahnya.

(utr) 

Berita Terkait

Baca Juga