Duh, Orangtua Siswa Hantam Kepala Sekolah Dengan Meja Kaca di Sulut

Duh Orangtua Siswa Hantam Kepala Sekolah Dengan Meja Kaca di Sulut Astri Tampi Guru SMP Lolak yang dianiaya orangtua murid/ Foto: Istimewa

Covesia.com - Dunia pendidikan kembali digemparkan dengan kasus penganiayaan terhadap guru. Kejadian kali ini menimpa kepala sekolah SMP 4 Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara bernama Astri Tampi (57) pada Selasa (13/2/2018).

Astri mengalami penganiayaan oleh orang tua murid yang naik pitam karena tidak terima anaknya yang menjadi siswa di sekolah tersebut  ditegur, yang berujung pemanggilan dirinya ke sekolah, karena mengunggah adanya salah satu siswa SMP yang kedapatan membawa alat tes kehamilan ke facebook.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Kapolsek Lolak AKP Suharno mengatakan, pelaku penganiayaan berinisial DP alias Del warga Labuan Uki dengan mengunakan meja kaca.

"Kejadian berawal ketika korban mengundang Del selaku orang tua murid sehubungan dengan tindakan anak Del yang mengunggah adanya salah satu siswa SMP yang kedapatan membawa alat tes kehamilan ke facebook. Merasa tidak terima dengan pemanggilan itu, tersangka naik pitam," katanya.

Dijelaskan, penganiayaan terjadi saat korban sedang memberikan pembinaan sekaligus membuat pernyataan yang akan ditanda tangani oleh anak tersangka.

“Tersangka marah dengan alasan merasa bukan hanya anaknya yang menggungah informasi tersebut ke facebook,” kata Suharno.

Dalam keadaan emosi, tersangka langsung menendang meja kaca yang ada di depan korban sehingga mengenai korban.

Usai menandang kaca meja, tersangka mengangkat meja kaca dan menghatamkanya ke kepala korban yang menyebabkan korban mengalami luka-luka.

“Korban alami luka pada tangan kanan, luka pada hidung dan bengkak pada kepala,” tambah mantan Kasat Intel Polres Bolmong ini.

Saat ini tersangka telah diamankan di Sel Polsek Lolak kata Harno guna penyelidikan lebih lanjut.

Sejumlah saksi-saki juga telah dimintai keterangan terkait dengan laporan tersebut.


(sea)

Berita Terkait

Baca Juga