Bertentangan dengan Islam, MUI Bukittinggi Larang Rayakan Valentine

Bertentangan dengan Islam MUI Bukittinggi Larang Rayakan Valentine Ilustrasi

Covesia.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) melarang umat islam, khususnya para remaja untuk merayakan hari valentine pada 14 Februari besok.

Ketua MUI Kota Bukittinggi, Aidil Alfin, Selasa (13/2/2018), mengatakan dalam Islam tidak ada perayaan valentine, karena hari berkasih sayang di dalam islam bisa dirasakan setiap saat.

"Maka dari itu, kita MUI kota Bukittinggi memberikan imbauan kepada masyarakat khususnya remaja untuk tidak merayakan Valentine yang identik dengan hari kasih sayang itu," ungkapnya.

Di samping itu, guna mengantisipasi adanya perayaan valentine, MUI kota Bukittinggi menurunkan 30 pendakwah ke sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kota Bukittinggi.

"Melalui dai akan diberikan penjelasan terkait larangan merayakan valentine di dalam agama islam," ucapnya.

MUI juga meminta kepada guru dan orang tua untuk mengingatkan anak mereka agar tidak merayakan valentine karena perayaan itu sangat bertentangan dengan syariat islam.

(deb/lif)

Berita Terkait

Baca Juga