UU MD3 Disahkan, CBA: Melanggar Kebebasan Rakyat Keluarkan Pendapat

UU MD3 Disahkan CBA Melanggar Kebebasan Rakyat Keluarkan Pendapat Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi

Covesia.com- Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menyoroti tiga pasal dalam Undang-Undang MPR, DPD, DPR, dan DPRD (MD3) yang baru saja disahkan.

Tiga pasal tersebut mendapatkan tiga kuasa tambahan, yakni pemanggilan paksa dalam rapat DPR, imunitas, dan antikritik.

Menurut Uchok pengesahan UU MD3 ini melanggar kebebasan rakyat untuk mengeluarkan pendapat.

"UU ini melanggar kebebasan rakyat untuk mengeluarkan pendapat. Masa buat UU hanya untuk melindungi diri DPR sendiri. Ini namanya DPR sedang melawan rakyat sendiri," kata Uchok Sky kepada Covesia.com, Selasa (13/2/2018).

Uchok menganggap bahwa ini juga menunjukan anggota DPR antikritik. "DPR ingin jadi dewata yang tidak boleh dikritik oleh siapapun. Mereka ingin kebal kepada kritik," tandas dia.

Seharusnya, kata Uchok, mereka menyadari bahwa gaji anggota DPR dari rakyat dan sudah sewajarnya rakyat mengawasi kinerjanya."Kritik dianggap sebagai menurunkan derajat kepangkatan mereka yang begitu tinggi," pungkasnya.

Padahal, menurut Uchok, karena digaji oleh rakyat, anggota DPR pun seharusnya siap dikritik. "Rakyat harus mengkritik kalau kinerja mereka waktu sidang, kerjanya hanya tertidur saja," ujarnya.

(jon)

Berita Terkait

Baca Juga