Fahri Hamzah: Serang Rumah Ibadah Sama Menyerang Jantung Indonesia

Fahri Hamzah Serang Rumah Ibadah Sama Menyerang Jantung Indonesia Fahri Hamzah (dpr.go.id)

Covesia.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan bahwa penyerangan terhadap rumah ibadah dan simbol-simbolnya, baik pastur, pendeta, ustaz, ulama maupun kyai, sama saja serangan kepada jantung bangsa Indonesia. Seperti kejadian diserangnya ulama di Jawa Barat, atau pastur di di Yogyakarta baru-baru ini.

“Kita menyesalkan terjadinya indisen tersebut. Dan yang mengacau rumah ibadah dan simbol-simbol agama adalah musuh bangsa, siapa pun dia. Apalagi, provokasi ini rutin dan kita tidak boleh terpengaruh atau menjadi tidak percaya diri bahwa kita bangsa cinta damai,” tegas Fahri yang dikutip dari dpr.go.id, Selasa (13/2/2018).

Pimpinan DPR Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Koorkesra) itu meminta kepada negara untuk secepatnya bertindak, tanpa membeda-bedakan golongan. “Negara harus hadir dan bertindak atas penyerangan tersebut,” ujarnya.

Menurut Fahri, rumah ibadah haruslah dijaga. Bahkan, ia menyamakan rumah ibadah dengan hati, yang harus dijaga karena bila terluka maka akan membuat dunia bergoncang.

 “Setiap kita mendengar ada rumah Ibadah yang diserang, dada kita selalu terus berdegup kencang. Entahlah, mungkin karena kita tahu bahwa yang diserang adalah rumah kita sendiri, tak peduli apapun agama dan keyakinan,” imbuhnya.

(lif)

 

Berita Terkait

Baca Juga