Pertempuran di Suriah Semakin Memburuk, PBB Serukan Gencatan Senjata

Pertempuran di Suriah Semakin Memburuk PBB Serukan Gencatan Senjata Ilustrasi (mirror)

Covesia.com - Pertempuran di Suriah semakin buruk pekan ini, sejak PBB menyerukan gencatan senjata selama sebulan, menurut peringatan koordinator kemanusiaan PBB di Damaskus pada Senin (12/02).

PBB pada Selasa lalu mengajukan permohonan mendesak agar pihak yang berperang di Suriah sementara waktu meletakkan senjata mereka untuk memungkinkan pengiriman bantuan kepada warga sipil yang sangat membutuhkan.

Dewan Keamanan PBB gagal mendukung permohonan itu pekan lalu, tetapi mempertimbangkan rancangan gencatan senjata baru selama 30 hari pada Senin.

Beberapa jam sebelum perundingan, koordinator kemanusiaan PBB di Suriah, Ali al-Zaatari, kembali mengajukan permohonan itu.

“Sejak kami menyampaikan pernyataan pada 6 Februari, ketika perwakilan PBB di Suriah menyerukan gencatan senjata selama sebulan, situasinya semakin buruk,” ujar Zaatari dalam pernyataan yang dikirim via email.

“Kami menyaksikan beberapa pertempuran terburuk dari keseluruhan konflik, dengan laporan ratusan kematian dan cedera yang dialami warga sipil, pengungsian dalam jumlah besar dan hancurnya infrastruktur sipil, termasuk fasilitas medis,” tambahnya.

Selama sepekan terakhir, pesawat pemerintah Suriah menggempur daerah kantong kekuasaan oposisi di Ghouta Timur dekat Damaskus, sementara pemberontak menembakkan roket dan mortir di ibu kota.

Serangan pimpinan Turki di Suriah barat laut terus memicu gelombang pengungsi di sepanjang perbatasan utara.

“Kami terus menekankan pesan kami bahwa penderitaan yang dialami rakyat Suriah ini harus dihentikan. Mereka sudah menanggung beban konflik brutal ini,” ujar Zaatari.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga