Stok Kurang, Harga Cabai di Pasaman Merangkak Naik

Stok Kurang Harga Cabai di Pasaman Merangkak Naik Seorang pedagang, Ratna (45) tengah melakukan jual beli di salah satu pasar tradisional Lubuk Sikaping , Senin (12/02/2018).

Covesia.com - Harga cabai merah kembali merangkak naik di sejumlah pasar tradisional di Kaupaten Pasaman, Sumatera Barat. Penyebab kenaikan harga ini karena minimnya stok barang.

"Harga cabai merah berkisar dari harga Rp48 -Rp.50 ribu per kilogram. Kanaikan ini cukup drastis, Minggu lalu hanya Rp36- Rp40 ribu per kilogramnya," ujar Ratna (45), salah seorang pedagang Cabe di Pasar Tradisional Lubuk Sikaping kepada Covesia.com, Senin (12/02/2018).

Menurut Ratna, kanaikan harga ini dipicu oleh tidak masuknya barang dari luar daerah Pasaman.

"Saat ini hanya mengandalkan barang cabai lokal, barang dari luar daerah seperti Kerinci, Medan dan Jawa tidak ada yang masuk. Sedangkan kebutuhan konsumen tinggi, sehingga harga melambung tinggi secara drastis," terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya, An Lado, mengatakan harga cabai hijau juga turut ikut naik.

"Harga cabai hijau naik dari harga minggu lalu Rp36 ribu ke harga Rp40 ribu per kilogram. Kemudian harga cabai rawit stabil di harga Rp40 ribu per kilogramnya.

(hri/lif)

Berita Terkait

Baca Juga