Ini Alasan Jokowi Tidak Beri Grasi Terpidana Mati Narkoba

Ini Alasan Jokowi Tidak Beri Grasi Terpidana Mati Narkoba Presiden Joko Widodo (Foto: Setkab.go.id)

Covesia.com - Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia saat ini darurat penyalahgunaan narkoba. Justru itulah dia tidak mengasih ampun bagi terpidana mati dalam kasus narkoba.

"Sudah saya sampaikan negara kita ini sudah pada darurat narkoba. Ada 64 yang sudah divonis mati oleh pengadilan, dan saya sampaikan bahwa permohonan grasi untuk kasus-kasus narkoba tidak akan ada yang saya berikan grasi, tidak akan. Tidak akan," tegas Presiden Saat membuka Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Presiden mengingatkan, yang memutuskan, yang memvonis mati kepada mereka yang terkait kasus narkoba itu adalah pengadilan, bukan presiden.

Hanya, kalau mereka meminta pengampunan (grasi), Presiden Jokowi menegaskan tidak ada pengampunan untuk kasus-kasus narkoba.

"Itu saya tekankan bolak-balik. Supaya semuanya menjadi jelas, jangan sampai ada yang berpendapat hukuman mati oleh presiden, vonisnya itu oleh pengadilan, dan kita tidak memberikan pengampunan atau grasi," kata Jokowi.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga