Pansel Datangi KPK dan Libatkan PPATK

Pansel Datangi KPK dan Libatkan PPATK Gedung KPK. (sumber gresnews.com)

Covesia.com - Tim panitia seleksi (pansel) calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tiba-tiba muncul di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (18/12/2014). Kedatangan sejumlah anggota tim pansel itu dipimpin oleh ketuanya Prof Saldi Isra.

Menurut Saldi, kedatangan tim pansel ke KPK untuk mengajukan sejumlah nama calon hakim konstitusi guna ditelusuri rekam jejaknya. "Kami ingin meminta konfirmasi nama-nama calon hakim MK yang terbaik termasuk rekam jejaknya," kata Saldi di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis.

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Andalas itu menyebutkan, rekomendasi KPK bakal menjadi pertimbangan bagi pansel. Tujuannya untuk menentukan siapa saja calon hakim yang akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo.

"Kita berharap KPK dapat memberikan rekomendasinya sebelum 30 Desember mendatang," harap Saldi.

Ditambahkan Saldi, pihaknya tak hanya mendatangi KPK, tapi juga bakal melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pansel menilai, keterlibatan PPATK untuk menelusuri transaksi keuangan para calon hakim konstitusi. Hasil penelusuran PPATK dan rekomendasi dari KPK akan diakumulasikan sehingga tim pansel dapat menemukan calon-calon yang tepat.

"Kita ingin mendapatkan calon-calon hakim yang tepat dan tak bermasalah," kata Saldi. Bahkan pansel juga akan menyurati instansi tempat calon hakim tersebut bekerja. Tujuannya untuk mengetahui kinerja yang bersangkutan di instansi mereka," imbuhnya. (hat/bim)

Berita Terkait

Baca Juga