Rusia: Pengerahan Sistem Pertahanan Rudal di Korsel Picu Perang

Rusia Pengerahan Sistem Pertahanan Rudal di Korsel Picu Perang Presiden Rusia Vladmir Putin

Covesia.com - Rusia memperingatkan bahwa pengerahan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat ke Korea Selatan berpotensi memicu perlombaan persenjataan di kawasan itu.

Pejabata pertahanan Korea Selatan dan AS pada pekan lalu mengatakan bahwa mereka akan memulai pembicaraan resmi mengenai pengerahan Terminal High Altitude Area Defence System (THAAD) sebagai respons atas uji coba nuklir dan rudal Korea Utara beberapa waktu lalu.

"Kehadiran sistem pertahanan rudal jelajah AS di kawasan, yang menghadapi situasi keamanan yang amat sulit, dapat memicu perlombaan senjata di Asia Timur Laut dan mengganggu penyelesaian masalah nuklir di Semenanjung Korea," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

"Dalam skala global yang lebih luas, langkah ini dapat memperbesar risiko bahaya sistem rudal jelajah AS terhadap keamanan dan stabilitas dunia."

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa uji coba nuklir dan rudal Pyongyang perlu dikecam, namun ia juga menuding Washington menjadikan hal itu sebagai alasan untuk memperluas sistem pertahanan rudal mereka.

AS mengklaim sistem pertahanan tersebut dimaksudkan sebagai alat untuk mencegah Korea Utara mengembangkan program rudal balistiknya.

Tiongkok juga menegaskan bahwa pengerahan tersebut akan merusak stabilitas di kawasan.

Pyongyang menuding pengerahan sistem pertahanan rudal AS ditujukan sebagai taktik Perang Dingin untuk membendung Tiongkok dan Rusia.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga