Dua Ekor Harimau dilaporkan Masuk ke Permukiman Warga di Pasaman

Dua Ekor Harimau dilaporkan Masuk ke Permukiman Warga di Pasaman Harimau Sumatra

Covesia.com - Dua ekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sondaica) dilaporkan masuk ke permukiman warga di daerah Kampung Batang Lubu, Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumbar.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Kahiri Ramadhan didampingi BKSDA Resor Pasaman, Rusdian R kepada Covesia.com, Kamis (18/2/2021) mengatakan laporan tersebut diterimanya dari masyarakat setempat.

"Dari laporan masyarakat setempat bahwa sekitar dua ekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sondaica) berkeliaran disekitar permukiman warga dalam kurun dua hari kemarin," terang Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Kahiri Ramdhan didampingi BKSDA Resor Pasaman, Rusdian R.

Dari laporan masyarakat kata dia, Harimau Sumatera itu juga sudah memakan satu ekor Anjing milik warga yang berada dipinggir pemukiman setempat.

"Namun sampai saat ini belum ada satupun korban jiwa (tidak menyerang) warga setempat," tambahnya.

Saat ini kata dia pihaknya tengah dalam perjalanan menuju lokasi untuk melakukan survei guna memastikan keberadaa dua ekor Satwa langka tersebut.

"Kami juga sudah melakukan koordinasi bersama pihak Polsek, Bhabinkamtibmas, Koramil, dan masyarakat setempat untuk bersama-sama kelokasi," katanya.

Memang secara geografis kata dia permukiman warga tersebut memang dekat dengan kawasan hutan tempat habitat Harimau Sumatera itu.

"Karena pemukiman warga daerah Batang Lubu, Koto Nopan, Rao Utara ini memang pemukiman warga terakhir paling Utaranya Kabupaten Pasaman. Jadi sangat dekat dengan kawasan hutan habitatnya Harimau ini," katanya.

Secara prosedural kata dia pihaknya bakal melakukan penghalauan terlebih dahulu agar kembali ke hutan jika memang Harimau Sumatera ini benar-benar berada disekitar pemukiman warga setempat.

"Namun jika seandainya Harimau Sumatera ini masih berkeliaran disekitar pemukiman warga, akan dilakukan penangkapan. Saat ini perlengkapan kandang besinya juga sudah kami bawa ke lokasi. Akan segera ditangani, agar jangan sampai nantinya menimbulkan korban," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktifitas harian sementara disekitar ditemukannya Harimau Sumatera.

"Guna mewaspadai adanya korban jiwa. Kemudian kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaannya sementara waktu sampai satwa ini aman dan kembali ke habitatnya," tutupnya.

(hri)


Berita Terkait

Baca Juga