Harga Getah Gambir di Pessel Merangkak Naik, Petani Berharap Jangan Sampai Turun Lagi

Harga Getah Gambir di Pessel Merangkak Naik Petani Berharap Jangan Sampai Turun Lagi Salah seorang petani getah gambir di Kecamatan Sutera, Pessel. (Foto: Indra Yen)

Covesia.com - Sempat anjlok dengan harga Rp13-16 ribu per-kilogram selama satu tahun lebih, kini harga getah gambir di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mulai merangkak naik mencapai Rp28 ribu per-kilogram. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Covesia.com di lapangan, diketahui harga getah gambir siap olah di Pessel, naik Rp27-28 ribu perkilogram berlangsung sejak 2 pekan terakhir, dan harga itu naik dari harga Rp23 ribu perkilogram menjadi Rp27 ribu. 

Salah seorang petani gambir Rahim (28) asal Timbulun, kecamatan Sutera, mengatakan, harga getah gambir siap olah mulai merangkak naik sejak awal Januari 2021. 

Namun, naiknya harga getah gambir di kecamatan Sutera, tidak cenderung ke harga tertinggi seperti sekarang Rp27-28 ribu perkilogram.

"Naiknya harga getah berangsur-angsur, diawal tahun naik dari Rp15 ribu menjadi Rp17-19 ribu, dan Rp23 ribu, sampai sekarang Rp28 ribu paling tinggi perkilogram," ungkapnya pada Covesia.com Kamis (11/2/2021). 

Menurutnya, dengan naiknya mencapai Rp 27-28 ribu perkilogramnya, ia selaku petani merasa cukup senang. Sebab, harga getah saat ini sangat membantu memulihkan perekenomian keluarganya ditengah pandemi. 

"Kalau harga sekarang cukup membantu kita para petani gambir. Apalagi ditengah pandemi sekarang, ditambah harga getah cukup lama anjlok,"  katanya. 

Kendati demikian, dengan harga getah gambir saat ini. Ia sangat berharap harga tersebut bertahan lama dan tidak turun lagi. 

"Kami berharap, jangan sampai turun lagi. Sebab, sudah lama juga harganya anjlok. Intinya, kalau tidak bisa naik lagi dari harga sekarang. Tapi jangan sampai turun, apalagi sampai diharga Rp15 ribu," harapnya. 

Terpisah, Yudi (30) seorang pengumpul getah gambir olahan petani (Pembeli) mengungkapkan, dirinya membeli getah gambir petani di angka Rp25-27 ribu perkilogram, sudah berlangsung selama 2 minggu ini. 

"Harga Rp25-27 ribu perkilogram itu, harga basah dibeli dari petani, kalau harga kering atau sudah ready dijual kegudang di Padang, sekitar harga Rp50 ribu perkilo, " ujarnya. 

Kemungkinan harga getah akan terus naik atau kembali turun, sejauh ini kata Yudi, dirinya belum tau pasti dan belum menerima informasi dari pihak gudang di Kota Padang. 

Namun, untuk saat ini permintaan getah dari gudang masih diharga sekitar Rp50 ribu perkilogram. 

"Kalau persoalan harga, harap kita tetap mengalami kenaikkan. Tapi kalau tidak, sekurang-kurangnya tidak turun lagi. Karena, kalau harganya tinggi tentu masyarakat dan petani kita sedikit sejahtera dan ekonominya kembali berkembang," tutupnya. 

(ind)


Berita Terkait

Baca Juga