Menkes: Vaksin untuk Lansia Dimulai Besok

Menkes Vaksin untuk Lansia Dimulai Besok Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Covesia.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun akan dimulai besok pagi.

Langkah itu sekaligus menyikapi izin yang dikeluarkan Badan POM terhadap pemakaian vaksin Covid-19 jenis CoronaVac dari Sinovac, China.

Menkes Budi mengatakan, lansia yang mendapatkan suntikan vaksin akan diutamakan yang berasal dari tenaga kesehatan.

"Kita sudah perbaiki pertunjuk teknis, kita sudah mengomunikasikan jajaran Kemenkes di lapangan agar mulai besok Senin, jam 9, vaksinasi untuk orang di atas 60 tahun bisa kita mulai dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan di atas 60 tahun," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu (7/2/2021).

Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mantan Wamen BUMN itu mengatakan bahwa jumlah nakes yang berusia di atas 60 tahun ada sekitar 11.600 orang.

Tetapi, untuk program vaksinasi Covid-19 akan dilakukan pendataan kembali siapa saja yang masuk kategori lolos vaksinasi, mengingat usia lansia rentan telah memiliki komorbid.

"Kita sedang cari siapa nakes yang di atas 60 tahun tapi kondisinya sehat. Sehingga bisa disuntik," katanya yang dilansir dari Suara.com..

Menurut Budi, keluarnya izin vaksinasi bagi lansia menjadi kabar baik karena diharapkan bisa menurunkan risiko kondisi berat jika terknfeksi Covid-19. Ia mengatakan bahwa 50 persen lansia yang terinfeksi Covid-19 seluruhnya meninggal dunia.

"Bisa dibayangkan dari orang Indonesia yang terkena Covid itu satu juta lebih, 10 persen di antaranya lansia. Dan dari populasi tu 50 persennya meninggal. Itu menunjukan lansia risikonya tinggi dibandingkan kita yang muda," katanya.

"Kita juga bersyukur sesudah BPOM mengeluarkan emergency Use Authorization untuk Sinovac bisa diberikan bagi orang di atas 60 tahun. Ini berdasarkan uji klinis tahap tiga dari negara lain di luar Indonesia. Sehingga dengan itu Kemenkes bisa segera lakukan vaksinasi bagi orang-orang yang usianya di atas 60 tahun," imbuhnya.

Nantinya, vaksinasi untuk lansia juga bisa dilakukan dengan vaksin Covid dari jenis lain seperti Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna.

"Vaksin yang sudah dapat EUA di luar negeri seperti Moderna, Pfizer dan AstraZeneca semua bisa di atas 60 tahun. Jadi kalau mereka saat tiba kita peroleh, pasti bisa digunakan orang di atas 60 tahun. Pasti berdasarkan persetujuan BPOM," ujarnya.

(Suara.com)

Berita Terkait

Baca Juga