Laba Bank Nagari Selama 2020 Capai 332,7 Milyar

Laba Bank Nagari Selama 2020 Capai 3327 Milyar Dirut Bank Nagari, M Irsyad (tengah) saat konferensi pers mengenai kinerja Bank Nagari di 2020 di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Kamis (14/1/2021)(Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat (Sumbar) atau lebih dikenal dengan Bank Nagari, M Irsyad mengklaim bahwa pertumbuhan Bank Nagari di 2020 lancar bahkan aset terus tumbuh.

"Aset bertumbuh 1,26 triliun atau capaian kami di 2020 sebesar 104,39 persen di aset. Juga dari Kredit mencapai 19,54 Triliun selama 2020 kami bertumbuh 610,13 milyar bertumbuh atau 168 persen walaupun pandemi di Sumbar," ungkapnya saat konferensi pers mengenai kinerja Bank Nagari di 2020 di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Kamis (14/1/2021).

Tak hanya itu kata Irsyad, pembayaran syariah juga tumbuh 73,01 Milyar atau 84,3 persen pertumbuhan year on year (yoy).

Dari Dana pihak ketiga posisi kita 20,41 Triliun dengan pertumbuhan sebesar 929,5 milyar. Artinya masyarakat sangat percaya menempatkan dananya di Bank Nagari. Sebab Bank Nagari hampir 1 triliun bertambah  selama 2020.

Kalau dilihat dari target kita Capai target 103,69 persen. Juga share dana pihak ketiga (DPK) dengan pertumbuhan 36,56 persen, ini cukup bagus.

"Laba Bank di Desember kita tutup dengan angka  332,7 milyar dengan target 129,9 persen. Segala sesuatu akibat dampak pandemi kita lakukan revisi dan penyesuaian," jelasnya.

Dari beban kita lakukan evisiensi. Dari capaian kami beban hanya 92,93 persen beban kita tekan di bawah target beban di 2020.

Ketahanan Bank dari sisi kredit pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai kredit kita membentuk 196,67 milyar atau meningkat 104,46 milyar. "Cadangan ini tumbuh 113, 3persen dibanding 2019," ujarnya.

Ini dalam rangka menjaga ketahanan fundamental di bidang pengkreditan karena kondisi perekonomian akibat pandemi.

"Beban tenaga kerja kita paham, kita melakukan efesiensi juga termasuk beban tenaga kerja. Hanya 89 persen dari target yang kita tetapkan atau 556 milyar atau 89, 2 persen," jelasnya.

Kinerja Bank Nagari cukup bagus. Kita di apresiasi oleh OJK. Kita berbincang dengan OJK, kondisi pandemi cukup tinggi tapi kita mampu mengendalikan non artinya penyaluran kredit bisa kita kendalikan.

"Kita harapkan kepercayaan kepada Bank Nagari terus meningkat. Kita akan bekerja sedemikian baik dan defiden bisa kita lakukan," kata dia.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga