Ledakan Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu Terdengar Sampai Tangerang

Ledakan Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu Terdengar Sampai Tangerang Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Ledakan Sriwijaya Air jatuh di Kepulauan Seribu Jakarta sampai terdengar ke Tangerang, Banten. Hal itu berdasarkan kesaksian Warga Rt/Rw 01 Desa Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mereka berada di Pantai Tanjung Kait. Mereka sempat mendengar suara ledakan ketika pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh, Sabtu (9/1/2021) kemarin.

"Kemarin kejadian pas hujan dan ada bunyi ledakan besar. Kami kira suara petir," kata Erwin, warga Pantai Tanjung Kait ditemui di Tangerang Minggu saat hendak mengantar pemancing ke Pulau Laki.

Saat peristiwa terjadi dirinya sedang memasak di warung yang berada di pesisir Pantai Tanjung Kait

Lalu saat kejadian pun berhembus kencang sehingga banyak nelayan yang menghentikan perjalanan ketika itu.

"Pemancing juga banyak yang dengar. Warga di darat yakni perkampungan Desa Anom juga dengar. kami kira itu petir dan tak menyangka pesawat jatuh," katanya.

Namun dirinya baru sadar jika bunyi itu pesawat jatuh adalah setelah melihat berita. Dirinya meyakini jika pesawat jatuh di antara Pulau Lajang dan Pulau Bokor.

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jenis Boeing 737-500 dikabarkan hilang Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Berdasarkan informasi dari Basarnas, pesawat it hilang kontak di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. 

(Antara)

Berita Terkait

Baca Juga