Data Perkembangan Kasus COVID-19: Positif 5.533 Kasus, Sembuh Bertambah 4.001 Orang

Data Perkembangan Kasus COVID19 Positif 5533 Kasus Sembuh Bertambah 4001 Orang Sumber: BNPB

Covesia.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 2 Desember 2020, pasien sembuh dari penyakit COVID-19 tercatat bertambah 4.001 orang, sedangkan orang yang terkonfirmasi positif bertambah 5.533 orang.

Berdasarkan data yang dihimpun sampai dengan Rabu pukul 12.00 WIB, pasien sembuh tercatat bertambah 4.001 menjadi total 458.880 orang. Sementara, 5.533 orang terkonfirmasi positif, menambah total orang yang terkonfirmasi positif menjadi 549.508 orang.

Adapun korban meninggal akibat COVID-19 tercatat bertambah 118 orang menjadi total 17.199 orang.

Sementara itu, berdasarkan distribusi jumlah kasusnya, DKI Jakarta mencatatkan penambahan jumlah pasien sembuh paling banyak, yaitu 1.061 orang dengan kasus positif sebanyak 1.166 orang dan kasus meninggal 23 orang.

Kemudian, Jawa Tengah melaporkan kasus sembuh baru sebanyak 606 orang dengan kasus positif 944 dan meninggal 23 orang, Jawa Timur 397 orang sembuh dengan 460 orang positif dan 30 orang meninggal, Jawa Barat mencatat 386 kasus sembuh baru dan kasus positif sebanyak 764 orang, dengan kasus meninggal sebanyak 4 orang.

Berikutnya, Riau mencatat 177 kasus sembuh dengan 227 orang terkonfirmasi positif dan 5 kasus meninggal, Sumatera Batat 154 orang sembuh dengan 175 orang positif dan 8 kasus meninggal, sementara Kalimantan Timur mencatat 136 orang sembuh dengan 304 kasus positif dan 1 orang yang dilaporkan meninggal akibat COVID-19.

Lebih lanjut, Satgas mencatat tidak ada provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10, sementara 2 provinsi hari ini melaporkan tidak ada penambahan kasus, yaitu Sulawesi Barat dan Maluku.

Kemudian, Satgas COVID-19 juga mencatat kasus suspek sebanyak 71.074 orang di 507 kabupaten/kota yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Sementara itu, spesimen yang telah diperiksa Rabu ini adalah sebanyak 58.245 spesimen, baik dengan menggunakan pemeriksaan realtime PCR ("polymerase chain reaction") dan tes cepat molekuler (TCM), sehingga total spesimen secara kumulatif menjadi 5.805.224 spesimen. (Ant)

Berita Terkait

Baca Juga