Program PEN Perpanjang Nafas UMKM di Tengah Covid-19

Program PEN Perpanjang Nafas UMKM di Tengah Covid19 Webinar dengan tema Manfaat Program PEN bagi UMKM via zoom, Jumat (20/11/2020).

Covesia.com -  Jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumbar mencapai 500.000, lebih di luar sektor pertanian dan peternakan. Hampir semuanya terdampak Covid-19. 

Benar adanya telah terjadi krisis  akibat pandemi yang melanda dunia saat ini. Kita tau bencana ada di berbagai fase. Kita sekarang berada fase mana, selama vaksin seluruh dunia belum ada virus harus kita waspadai, sebab kita belum berada di fase recovery,"ungkap Sari Lenggogeni, Pakar Pariwisata Unand saat webinar dengan tema Manfaat Program PEN bagi UMKM via zoom, Jumat (20/11/2020).

Lebih lanjut kata Sari kita bergerak di tengah fase emergency dan alhamdulillah terkontrol dengan baik,tapi kewaspadaan harus ditingkatkan.

"Kita telah lakukan PSBB dan dampaknya di sektor perekonomian pariwisata dan UMKM. Sebagian ada yang gulung tikar dan sebagian lagi bertahan dengan nafas yang sesak. Nah Program PEN ini memberi perpanjangan nafas untuk UMKM," jelasnya. 

Untuk saat ini pergerakan ekonomi mulai naik mesti belum seperti dulu. Yang paling penting saat ini ialah bagaimana UMKM patuh pada protokol kesehatan. Di sini sudah nampak bahwa kepedulian pemerintah terhadap UMKM dengan program PEN ini. 

Tinggal bagaimana si pelaku UMKM bisa menjadi bagian untuk stimulus bergerak mengambil demand yang tepat agar program PEN ini berkelanjutan dan  memperpanjang nafas UMKM. 

"Ini catatan bagi kita semua program ini tepat digunakan subsidi bunga, pajak, dan sebagainya., yang penting investasi tidak dilakukan pada satu tempat saja. Juga kejelian UMKM dalam mengambil kesempatan," tukasnya.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga